"KEBENARAN TIDAK DITENTUKAN OLEH SEDIKIT BANYAKNYA ORANG YANG BERKATA BAHWA ITU BENAR"

Karbala Berduka

Karbala Berduka
Ya, Syahid! Ya, Madzhlum! Ya, Imam! Ya, Husein!

Senin, 21 Februari 2011

(FREE DOWNLOAD) BUKU "ILUSI NEGARA ISLAM" (Negara Islam yang dimaksud ialah negara Wahabi yang anti toleransi)

Buku "Ilusi Negara Islam" yang merupakan warisan Gus Dur untuk umat Islam Indonesia ini memang sangat fenomenal. Disebut warisan karena buku ini meninggalkan pesan untuk umat Islam Indonesia agar tidak terjebak kedalam perangkap ilusi yang menawarkan mimpi-mimpi yang hanya sebatas impian di siang hari. 

Negara Islam yang benar-benar Islam itu hanya ilusi apabila orang-orang yang menawarkan (dan berusaha juga untuk merealisasikannya) adalah orang-orang yang dalam keseharian lebih suka memanjangkan janggutnya daripada memanjangkan akalnya. Negara Islam itu selain memerlukan orang-orang yang memiliki kecerdasan lumayan juga memerlukan orang yang tahu benar apa misi keIslaman itu. Sejauh ini orang-orang yang berusaha menegakkan atau merealisasikan negara Islam adalah orang-orang yang keras dan kasar dan mau memaksakan kehendaknya sendiri. Mereka menganggap bahwa tujuan mereka yang mulya itu harus dipaksakan dengan alasan amar ma'ruf nahyi munkar dan mereka lupa bahwa sebelum nahyi munkar itu ada amar ma'ruf. Mereka lupa untuk berbuat baik kepada sesama. Mereka lupa untuk mencoba mencintai sesama walaupun mereka berbeda suku, ras, bangsa, keyakinan dan agama. Mereka lupa bahwa Islam itu rahmatan lil 'alamin yang berarti Islam itu penuh dengan cinta. Mereka lupa bahwa untuk menegakkan negara Islam itu bisa dilakukan atas dasar cinta dan kasih sayang seperti dulu Rasulullah mengajarkan. 

Memang dalam praktiknya Rasulullah juga melakukan peperangan, tapi peperangan yang dilakukan oleh Rasulullah itu bersifat defensif dan bukan ofensif; bersifat bertahan dan bukan menyerang. Peperangan yang dilakukan oleh Rasulullah itu terjadi karena ada serangan lebih dulu kepada kaum Muslimin. Peperangan yang dilakukan Rasulullah itu terjadi setelah kaum Muslimin diperlakukan tidak adil dan kejam. Peperangan yang dilakukan oleh Rasulullah itu terjadi karena Rasulullah diperangi terlebih dahulu seperti dalam ayat: 

وقاتلوا في سبيل الله الذين يقاتلونكم ولا تعتدوا إن الله لا يحب المعتدين

"Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas." (QS. Al-Baqarah: 190)

Beda benar dengan orang-orang yang sekarang sedang merencanakan sistem kekhalifahan di Indonesia. Mereka lebih sering mengumbar nafsunya untuk memusuhi sesama; memusuhi orang yang berbeda; memusuhi perbedaan itu sendiri yang merupakan ciptaan Allah yang maha indah; yang kalau kita tidak menghormatinya maka kita akan digolongkan kedalam golongan orang-orang yang tidak bertakwa. Lihatlah ayat berikut: 

يا أيها الناس إنا خلقناكم من ذكر وأنثى وجعلناكم شعوبا وقبائل لتعارفوا إن أكرمكم عند 
الله أتقاكم إن الله عليم خبير

"Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal." (QS. Al-Hujurat: 13)

Tidak mungkin kita akan percaya kepada orang-orang yang suka melakukan kekerasan kepada orang yang berbeda. Mana mungkin kita percaya kepada orang-orang yang suka berbuat semena-mena dan menganggap orang lain yang berbeda keyakinan sebagai orang hina dan patut dibinasa. 

Mana mungkin kita mempercayakan pembentukan negara Islam kepada mereka..............
Memang benar .............. apabila mereka yang mengelola, maka negara Islam yang benar-benar Islam, hanyalah ilusi semata.

Kliklah di sini untuk mendapatkan buku ILUSI NEGARA ISLAM secara gratis. 


Tidak ada komentar: