"KEBENARAN TIDAK DITENTUKAN OLEH SEDIKIT BANYAKNYA ORANG YANG BERKATA BAHWA ITU BENAR"

Karbala Berduka

Karbala Berduka
Ya, Syahid! Ya, Madzhlum! Ya, Imam! Ya, Husein!

Jumat, 22 November 2013

BIARLAH AL-QUR’AN DAN HADITS-HADITS SHAHIH AHLU SUNNAH BERBICARA JUJUR TENTANG ‘AISYAH

Peran ‘Aisyah dalam Islam (Dilihat dari sudut pandang Sunni dan Syi’ah).

Buku yang ada di tangan anda ini adalah buku yang mungkin satu-satunya yang mengupas sisi ‘Aisyah yang lain. Sisi ‘Aisyah yang tidak berani diungkap oleh para ustadz dan ulama di tanah air kita. Sisi yang mendesakralisasi tokoh ini—tokoh yang biasanya dianggap salah satu the untouchables di antara tokoh lainnya dalam sejarah Islam. Tokoh yang tidak boleh dianggap miring; tokoh yang apabila kita berkata negatif tentangnya akan menyebabkan kita dianggap sebagai orang sesat yang boleh dihukum; boleh dihinakan; dan boleh dimatikan.

KLIK SAJA GAMBAR SAMPULNYA ………………..

image

Tiba-tiba saja tokoh yang dianggap setengah malaikat ini—di dalam buku ini—dijadikan manusia biasa yang tidak luput dari noda dan dosa; yang bisa dikritik dan bisa ditelaah kesalahannya.

Buku ini sebenarnya hanya meneruskan pesan moral Al-Qur’an. Buku ini mengambil referensi dari Ahlu Sunnah dan Nahjul Balaghah sebagai pijakan referensinya.

Al-Qur’an saja bisa dengan bebas mengkritik dua orang istri Nabi yang telah berkhianat dan membangkang perintah Nabi.

Allah membuat istri Nuh dan istri Lut perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang shaleh di antara hamba-hamba Kami; lalu kedua istri itu berkhianat kepada kedua suaminya, maka kedua suaminya itu tiada dapat membantu mereka sedikit pun dari (siksa) Allah; dan dikatakan (kepada keduanya); "Masuklah ke neraka bersama orang-orang yang masuk (neraka)". (QS. At-Tahrim: 10)

Rupanya kedudukan sebagai istri seorang Nabi …… tidak bisa menjamin dari hukuman Allah apabila yang bersangkutan telah melanggar ketentuan yang telah digariskan Tuhan. Hanya kebaikan dan keutamaan akhlak-lah yang bisa menjamin seseorang—termasuk istri Nabi—dari hukuman dan siksa DIA yang maha kuasa dan maha perkasa.

TUJUAN DARI PENERBITAN BUKU INI

Buku kecil sederhana ini bukan ditujukan untuk menyebarkan kebencian kepada ‘Aisyah binti Abu Bakar. Buku ini juga tidak ditujukan untuk memojokkan dan mengutuk orang-orang yang mencintai ‘Aisyah binti Abu Bakar.

Buku ini lebih ditujukan untuk pembelaan kami terhadap Ali dan keluarga Nabi. Buku ini juga ditujukan untuk pembelaan diri. Kami dari madzhab Ahlul Bayt Nabi sering dipojokkan dan dituduh sebagai penyebar dusta dan kebohongan. Kami dituduh suka memfitnah figur ‘Aisyah. Dengan buku sederhana ini kami mencoba untuk menjelaskan kedudukan kami. Kami punya hak untuk membela diri.

Silahkan baca kembali buku ini berulang-ulang dan dengan hati terbuka atas setiap kemungkinan. Bacalah buku ini dengan seksama untuk memahami mengapa kami—kaum Syi’ah—tidak begitu suka dengan tokoh ‘Aisyah. Kami tidak suka bukan tanpa alasan. Biarlah Al-Qur’an dan Hadits-hadits Nabi menjadi saksi bahwa yang kami tulis ini bukan sekedar tulisan tanpa dasar yang kuat dan mapan.

Tidak ada komentar: