"KEBENARAN TIDAK DITENTUKAN OLEH SEDIKIT BANYAKNYA ORANG YANG BERKATA BAHWA ITU BENAR"

Karbala Berduka

Karbala Berduka
Ya, Syahid! Ya, Madzhlum! Ya, Imam! Ya, Husein!

Selasa, 07 Januari 2014

BUKU PUTIH MAZHAB SYI’AH (free download)



KLIK SAJA SAMPUL BUKU DI SAMPING INI UNTUK MENDOWNLOAD SECARA GRATIS

Tidak ada satu madzhab pun di planet Bumi in yang senantiasa disalah-pahami kecuali madzhab Ahlul Bayt Nabi (Syi’ah 12 Imam). Fitnah dan cemoohan adalah makanan sehari-hari dari madzhab ini. Banyak sekali orang yang tutup mata atau pura-pura tidak tahu bahwa madzhab ini sudah menuliskan banyak sekali kitab pembelaan diri dari mulai yang sederhana bahkan yang paling komprehensif. Tapi buku-buku atau kitab-kitab ini seakan hanya menjadi pajangan lemari perpustakaan saja—tidak pernah dilirik apalagi dibaca. Padahal apabila dibaca dan dipahami, mungkin kesalah-pahaman orang-orang yang tidak peduli dan dengki itu akan berkurang; dan meredanya permusuhan dan pertikaian akan segera terwujud hingga hari tak usah berbilang.

Kemalasan adalah musuh utama. kemasalasan membaca adalah ujung dan pangkal dari kebodohan dan kejahilan. Buku itu ditulis untuk dibaca. Buku itu ditulis untuk mencerdaskan orang yang membacanya.

Banyak sekali buku yang sudah menjadi katalisator dari sebuah kesalah-pahaman. Buku putih ini bukanlah pembelaan diri dari rasa bersalah. Buku putih ini adalah pengenalan terhadap sebuah entitas yang memiliki hak untuk sebuah eksistensi. Setiap kelompok manusia punya hak untuk memiliki identitas dan memelihara identitas itu tanpa gangguan dari kelompok manusia lainnya. Allah lah yang sudah menciptakan identitas-identitas itu dan kita diwajibkan untuk saling mengenali identitas itu. Allah menciptakan perbedaan untuk menguji umatnya. Yang menghormati perbedaan ialah yang lulus dari ujian. Yang lulus ujian memiliki gelar sebagai orang yang bertakwa. Itulah amanat Allah yang dituliskanNya dalam ayat suci Qur’ani.

يا أيها الناس إنا خلقناكم من ذكر وأنثى وجعلناكم شعوبا وقبائل لتعارفوا إن أكرمكم عند الله أتقاكم إن الله عليم خبير


“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS. Al-Hujuraat: 13)

Orang yang paling mulia ialah orang yang bertakwa. Orang yang paling mulia ialah orang yang meletakkan Al-Qur’an sebagai petunjuk hidupnya. Al-Qur’an sudah berkata kepada kita bahwa Allah itu menciptakan manusia ini berbeda-beda (baik rasnya, suku bangsanya, kebudayaannya, pandangan hidupnya, agamanya dll.). Dan Al-Qur’an pula berkata bahwa semua perbedaan itu diciptakan untuk saling kenal mengenal dan bukan untuk saling menjegal dan menjagal.

Orang yang bertakwa akan berusaha mengenali orang lain yang berbeda. Mengapa? Karena orang yang bertakwa sudah menjadikan Al-Qur’an (yang menyuruhnya untuk mengenali orang-orang lain yang berbeda dengan dirinya) sebagai pedoman hidupnya. 

Mengenali orang lain yang bermadzhab lain—oleh karenanya—menjadi bagian dari tuntunan Al-Qur’an. Mulailah mengenali orang lain yang bermadzhab lain dengan men-download dan kemudian membaca buku ini.

Tidak ada komentar: